Metodologi Pemahaman Hadis: Kajian Metode Dan Pendekatan Dalam Interpretasi Sunnah Nabi
Abstract
Hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memiliki peranan penting dalam menjelaskan hukum dan pedoman kehidupan umat Islam. Namun, pemahaman hadis tidak dapat dilakukan secara tekstual semata, melainkan memerlukan metodologi yang tepat agar makna hadis dapat dipahami secara benar dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian metodologi pemahaman hadis, kedudukan hadis dalam Islam, macam-macam metode pemahaman hadis, serta berbagai pendekatan yang digunakan dalam memahami hadis. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan ilmu hadis dan metodologi pemahaman hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa metodologi pemahaman hadis memiliki peranan penting dalam menghindari kesalahan penafsiran terhadap hadis. Dalam memahami hadis diperlukan berbagai metode, seperti metode tekstual, kontekstual, komparatif, historis, interdisipliner, dan tematik. Selain itu, pendekatan bahasa, historis, sosiologis, antropologis, psikologis, dan filosofis juga menjadi bagian penting dalam memahami hadis secara mendalam dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, metodologi pemahaman hadis menjadi landasan penting dalam memahami ajaran Nabi Muhammad SAW secara tepat dan bertanggung jawab.
Full Text:
PDFReferences
Al-Qaradawi, Yusuf. 2015. Bagaimana Memahami Hadis Nabi. Jakarta: Lentera.
Ash-Shiddieqy, Hasbi. 2011. Pengantar Ilmu Hadis. Semarang: Pustaka Rizki Putra
Ismail, M. Syuhudi. 2014. Metodologi Penelitian Hadis. Jakarta: Bulan Bintang
Madjid, Nurcholish. 2008. Islam Doktrin dan Peradaban. Jakarta: Paramadina
Moleong, Lexy J. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Shalih, Subhi. 2012. Ulum al-Hadits. Beirut: Dar al-Ilm
Shihab, M. Quraish. 2016. Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Institut Research Berkah Indonesia
CITED SCOPUS


